24 Oktober 2008

Ketika Hati sudah tertaut pada Si Dia

Ditulis oleh : Tim RIC


Setiap remaja Islam harus sudah tahu rambu-rambu dalam bergaul dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya, diantaranya : menahan pandangan , tidak berdua-duaan, tidak bersalaman(apalagi yang lebih dari itu) , tidak memperlihatkan aurat. Namun rambu-rambu ini terkadang sulit untuk diterapkan apalagi di zaman modern sekarang ini yang serba bebas seolah tak ada batas antara pria dan wanita yang bukan muhrim.

Namun seyogyanya setiap remaja islam berusaha semaksimal mungkin untuk tetap patuh pada aturan yang telah Alloh tetapkan untuk kebaikan hambaNya.

Dalam kenyataan, terkadang ada juga beberapa remaja islam yang masuk dalam perangkap godaan syaitan. Niatnya ingin menjaga hati namun disaat hati sudah terpaut pada seseorang dan mendapat sambutan dari orang yang dicintai, untuk menghindari rambu−rambu di atas terasa sulit apalagi dukungan situasi yang memungkinkan keduanya untuk sering bertemu dan berkomunikasi.

Dalam situasi seperti ini apa yang seharusnya dilakukan ? Ayo beri komentar !

3 komentar:

  1. kayaknya sih nikah aja...biar bebas

    BalasHapus
  2. iya itu setuju sam komen yang pertama. mending nikAH aja bias halal

    BalasHapus
  3. Klo nyimpen foto akhwat di hape boleh nggak ya? (Nakal)

    BalasHapus

Silakan sampaikan komentar Anda :

24 Oktober 2008

Ketika Hati sudah tertaut pada Si Dia


Ditulis oleh : Tim RIC


Setiap remaja Islam harus sudah tahu rambu-rambu dalam bergaul dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya, diantaranya : menahan pandangan , tidak berdua-duaan, tidak bersalaman(apalagi yang lebih dari itu) , tidak memperlihatkan aurat. Namun rambu-rambu ini terkadang sulit untuk diterapkan apalagi di zaman modern sekarang ini yang serba bebas seolah tak ada batas antara pria dan wanita yang bukan muhrim.

Namun seyogyanya setiap remaja islam berusaha semaksimal mungkin untuk tetap patuh pada aturan yang telah Alloh tetapkan untuk kebaikan hambaNya.

Dalam kenyataan, terkadang ada juga beberapa remaja islam yang masuk dalam perangkap godaan syaitan. Niatnya ingin menjaga hati namun disaat hati sudah terpaut pada seseorang dan mendapat sambutan dari orang yang dicintai, untuk menghindari rambu−rambu di atas terasa sulit apalagi dukungan situasi yang memungkinkan keduanya untuk sering bertemu dan berkomunikasi.

Dalam situasi seperti ini apa yang seharusnya dilakukan ? Ayo beri komentar !

3 komentar:

Anonim mengatakan...

kayaknya sih nikah aja...biar bebas

Anonim mengatakan...

iya itu setuju sam komen yang pertama. mending nikAH aja bias halal

Anonim mengatakan...

Klo nyimpen foto akhwat di hape boleh nggak ya? (Nakal)

Posting Komentar

Silakan sampaikan komentar Anda :